RSS

Arsip Kategori: KEGIATAN-KEGIATAN

BERISI KEGIATAN YANG SUDAH DILAKSANAKAN GALUH RAHAYU

LPJ SANGGAR SENI SIMPAY Periode 09-10

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

SANGGAR SENI SIMPAY

KPM “GALUH RAHAYU” CIAMIS-YOGYAKARTA

PERIODE 2009-2010

 

 

I.   PENDAHULUAN

Puji dan syukur pertama-tama kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan ridho-Nya kita dapat berkumpul dalam kesempatan yang baik ini. Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad S.A.W beserta, keluarganya, sahabatnya, dan kita sebagai umatnya.

Sanggar Seni “Simpay” yang merupakan lembaga semi otonom yang berada di bawah naungan Departemen Seni dan Budaya KPM “Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta senantiasa berusaha berkarya dan berkreasi dibidang seni budaya  sebagai upaya optimalisasi minat dan bakat warga dibidang seni budaya. Pada kesempatan ini yang merupakan batas akhir kepengurusan kami, kami akan menyampaikan usaha kami dalam mengemban tugas yang diamanatkan kepada kami melalui rembug sanggar ke 5 satu tahun yang lalu.

 

II. KONDISI OBJEKTIF

A. Kelembagaan

Dalam aktivitasnya Sanggar seni “Simpay” mengacu kepada program kerja Departemen Seni Budaya KPM ”Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta periode 2010-2011 dan tentunya berdasarkan inisiatif dan kepentingan dari Sanggar Seni ”Simpay” itu sendiri yang telah dikonsultasikan dengan berbagai pihak yang berkepentingan dengan Sanggar Seni “Simpay”.

Sejumlah agenda kegiatan yang telah dilaksanakan Sanggar Seni “Simpay” dalam periode ini diantaranya mengadakan:

1.      Pagelaran Milangkala Sanggar Seni “Simpay” ke-7 & ke-8.

2.      Pagelaran Hajat Warga periode 2009-2010 dan periode 2010-2011.

3.      Pagelaran pelantikan pengurus KPM Galuh rahayu Ciamis-Yogyakarta periode 2010-2011

4.       Mengikuti Festival Drama Basa Sunda XI tanggal 22 Maret 2010 di Bandung.

5.      Pagelaran dalam rangka dies natalis KPM galuh rahayu Ciamis-Yogyakarta ke-44 di Ciamis dank ke-45 di Yogyakarta.

6.      Karnaval dalam rangka HUT kota Yogyakarta.

7.      Pagelaran ronggeng gunung dalam rangka hari sumpah pemuda tahun 2010 di aula RRI Yogyakarta.

8.      Pagelaran ronggeng gunung dalam rangka panggilan professional Ujian Akhir S2 kang Rano sumarno S.Sn.

9.      Undangan mengisi upacara adat dalam setiap undangan pernikahan, diantaranya di perumahan mewah “casa grande”, di gedung multi purpose UIN Sunan Kalijaga dan ditempat-tempat yang lain.

10.  Karnaval dan panggung nusantara dalam rangka malioboro carnaval 2010.

11.  Penampilan dalam acara “syndrome batik” di 0 Km Malioboro.

12.  Mengirimkan delegasi kesenian dalam acara-acara seni di Komunitas-komunitas dan lembaga-lembaga (KPM Kujang, KPMT, KAPMI, Lkis, ISI).

13.  Latihan gamelan dan angklung.

14.  Kerjasama dengan pihak luar dalam pementasan seni budaya secara professional (Seni musik UNY, ISI, Sanggar seni rengganis, Gentra Parahiyangan)

15.  Mimbar ekspresi.

 

Dalam perekrutan dan optimalisasi minat dan bakat warga dalam bidang seni budaya Sanggar seni “Simpay” melakukan pendataan dengan berbagai cara dan selanjutnya melibatkan mereka (warga dan non warga) dalam kegiatan seni budaya baik di lingkungan Galuh Rahayu maupun di luar Galuh Rahayu. Kendala yang dihadapi dalam perekrutan warga adalah minimnya waktu yang diporsikan untuk mengidentifikasi minat dan bakat warga di bidang seni budaya sehingga potensi yang terdeteksi jauh dari harapan.

Pengembangan kualitas sanggar seni simpay dalam pagelaran dilakukan dengan konsultasi dan latihan dengan pihak-pihak yang kompeten di bidang seni budaya. Selain itu dalam perjalanan kami  menjalin kerja sama  dengan sejumlah komunitas seni  dan pakar-pakar seni dan budaya. Dalam Kepengurusan kami, perawatan inventaris belum optimal, hal ini ditandai dengan masih belum tertibnya penyimpanan inventaris Sanggar Seni “Simpay” dan berakibat adanya sejumlah inventaris yang rusak dan hilang. Hal tersebut terjadi karena minimnya rasa memiliki terhadap inventaris sanggar.

B. Kepengurusan

Kepengurusan merupakan perangkat vital yang menjadi police, subyek pemeliharaan dan pengembangan organisasi.

Pengangkatan pengurusan sanggar seni “simpay” KPM “Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta periode 2009-2010 merupakan pengejawantahan dari ketetapan ugeran sanggar ke-5 tanggal 16 Mei 2009, yaitu dengan diawali pengangkatan formatur  yang sekaligus menjadi pupuhu sanggar seni “simpay” KPM “ Galuh Rahayu” Ciamis-yogyakarta periode 2009-2010. Perumusan kepengurusan secara utuh didelegasikan pada formatur dan mid-formatur ugeran sanggar ke-5. Rumusan dan personalia kepengurusan secara lengkap tertuang dalam Surat Keputusan Formatur-Mid Formatur sanggar seni “simpay” KPM “Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta tahun 2009 Nomor: 01/KPTS/F-MF/SIMPAY/V/2009 tentang pengangkatan Pengurusan sanggar seni “simpay” KPM “Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta Periode 2009-2010.

Struktur kepengurusan dibentuk dan dibangun oleh tiga bagian inti (Presidium) yang terdiri dari:

1.      Pupuhu-Wakil Pupuhu

2.      Sekretaris

3.      Bendahara

Empat bidang yang terdiri dari:

1.      Bidang seni modern

2.      Bidang seni tradisional

3.      Bidang pembinaan warga

4.      Bidang perlengkapan dan peralatan

Daftar personil kepengurusan sanggar seni “Simpay” KPM “Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta:

NO JABATAN NAMA PT ANGKT ALAMAT
1 KETUA Ahmad Mustofa S UIN 2007 Cihaurbeuti
2 WAKIL KETUA Asep Zery Kusmaya UNY 2008 Lakbok
3 SEKRETARIS Riesa Alfiera UIN 2008 Pangandaran
4 BENDAHARA Sofia Tresnasari UNY 2008 Lumbung
5 BIDANG SENI MODERN Yusi Nisfi Faridan UNY 2007 Lumbung
6   Ayu Dewi N UMY 2008 Parigi
7   Salim Firdaus UNY 2007 Cijulang
8 BIDANG SENI TRADISIONAL Andri Tardiansyah AMPTA 2008 Banjar
9   Siska Inalisa UIN 2008 Pangandaran
10   Deni Sunarya UAD 2008 Banjarsari
11 BIDANG PEMBINAAN WARGA Didit Adi Darmawan UNY 2007 Ciamis
12   Avid Firmansyah UAD 2008 Lakbok
13   Andi Pujianto UAD 2008 Purwadadi
14 BIDANG PERALATAN&PERLENGKAPAN Agil  Anandayu UMBY 2007 Sukadana
15   Samsul Muarip UIN 2007 Ciamaragas
16   Bayu M. Wardana UTY 2008 Ciamis

 

C. Keuangan

Keuangan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam sebuah sanggar seni. Kesuksesan dalam merealisasikan program-program kerja sangat tergantung kepada kondisi finansial yang ada. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan yang menjadi tugas dan tanggungjawab bendahara harus mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh dan professional dari mulai pencarian sumber dana sampai pengalokasian dana untuk kebutuhan organisasi, baik berupa kegiatan-kegiatan yang diprogramkan maupun operasional lain di setiap perangkat organisasi. Pengurus sanggar seni “simpay” KPM “Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta periode 2009-2010 telah berupaya untuk mengelola keuangan agar proposional, efektif dan efisien, baik dalam usaha pencarian, pengalokasian dan penggunaan dana.

Sebagian sumber pokok dana Sanggar, kami mendapatkan subsidi dari sebagian dana KPM “Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta yang berasal dari PEMDA Kabupaten Ciamis sebagaimana yang telah ditetapkan dalam APBD kabupaten Ciamis. Kemudian sumber dana lain adalah usaha pencarian dana dalam berbagai bidang, pementasan kesenian, juga dengan melakukan kerjasama dengan pihak-pihak tertentu dalam setiap kegiatan. Kemudian disamping silaturrahim kepada alumni, kami juga menawarkan kepada alumni dan pini sepuh untuk memberikan sumbangan dalam pelaksanaan kegiatan.

 

III. Hambatan

Hambatan yang dihadapi adalah minimnya konsolidasi antar pengurus Sanggar, dana yang masih jauh dari cukup, minimnya loyalitas pengurus dan kesibukan akademik para pengurus.

 

IV. Penutup

Kami sadari usaha yang kami lakukan masih jauh dari ideal, walaupun demikian semoga dedikasi dan pengabdian murni kami menjadi sebuah persembahan kecil yang manis bagi Sanggar Seni “Simpay” dan KPM ”Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta. Pada akhir perjalanan ini kami haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang tulus kepada :

 

 

1.      Pendiri KPM ”Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta

2.      Pendiri Sanggar Seni “Simpay”

3.      Para Pupuhu Sanggar Seni “Simpay” sebelumnya (Kang Tatang, Kang Meden, Kang Kaerul dan Kang Risris)

4.      Padmanagara XXI KPM “Galuh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta Periode 2009-2010 Samsul muarip.

5.      Pengurus KPM ”Galuh Rahayu” Ciamis- Yogyakarta Periode 2009-2010

6.      Ibu Ela dan Kang Asep.

7.      Kang Rano Sumarno, S.Sn

8.      Mang Demang, Irman Firmansah (pa sekda), kang buyung.

9.      Seluruh Warga KPM ”Galuh Rahayu” Ciamis- Yogyakarta.

 

Dan semua pihak yang telah berjasa kepada Sanggar Seni “Simpay” yang tidak  bisa kami sebutkan semuanya.

 

 

Yogyakarta, 22 Maret 2011

Pengurus Sanggar Seni ”Simpay”

KPM  ”Galauh Rahayu” Ciamis-Yogyakarta

Periode 2009-2010

 

 

 

 

Ahmad Mustofa Salim

Ketua Sanggar

Riesa Alfiera

Sekretaris

 

 

 

 

 

 

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 22, 2011 in SANGGAR SENI SIMPAY

 

DISKUSI RUTIN

1. Diskusi Umum

Waktu: 16.00 WIB

Hari     : Sabtu

Tempat : Depan mesjid kampus UIN

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 22, 2011 in DEP PENDIDIKAN

 

AGENDA LATIHAN FUTSAL RUTIN

1. Futsal (Rutin)

Waktu   : 08.00

Hari       : MALAM RABU

Temapt : MU Futsal dekat Asrama Papua

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 22, 2011 in KEGIATAN-KEGIATAN

 

Musyawarah Sanggar Seni Simpay

pada tanggal 20 maret 2011 di asrama galuh telah diadakan musyawarah Sanggar Seni Simpay Ke 6 dengan agenda pemilihan ketua baru dan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya.

diawali dengan Up greding Dari mang demang yang memaparkan tentang cikal bakal berdirinya Sanggar seni simpai dilanjutkan dengan harapan-haran sanggar seni simpai bukan hanya sebagai sanggar yang hanya bergelut dalam bidang seni tetapi harus pula mewadahi pengetahuan terhadap sejarah dan kebudayaan. dan sebagai tambahannya masukan dari Kang Rano Sumarno S. Sn. beliau menyampaikan bahwa ada dua tipe sanggar.

1. sanggar yang sudah Punya Angaran Dana (dpat Subsidi dari pemerintah dll)

2. sanggar yang takpunya dana rutin

keduaduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan, sanggar yang punya dana rutin biasanya akan cenderung kurang menggigit dalam membuat karya, sedangkan yang tak punya anggaran bisanya lebih kreatif dalam membuat karya tapi biasanya terbentur dimasalah dana. sanggar seni simpay harus bisa membaca dimana posisinya berada.dimanapun posinya berada peluang pasti ada dan sanggar seni simpay harus lebih propesional dikepengurusan yang baru ini dengan mengoptimalkan promosi dan pembentukan produk yang bisa dinikamati.

agenda dilanjutkan dengan pembahasan dan review terhadap ugeran sanggar Seni Simpay dan tidak terlau banyak yang berubah dengan ugeran sanggar yang sebelumnya cuma perubahan pada struktur pengurus yang di buat menjadi dua pokus menjadi tem menejemen dan tem seni yang keduaduanya dipimpin oleh pupuhu, dan dibantu oleh sekretaris dan bendahara.

agenda selanjuttnya adalah LPJ pengurus yang lama, namun dalam agenda ini tidak bisa disampaikan LPJ secara tertulis pada saat itu dikarenakan persiapan pengurus sebelumnya sehingga anggota sidang yang berjumlah 35 orang memberikan deadlin 2 minggu untuk menyelsaikan LPJ nya dan meng Uplodkannya ke websait resmi galuh rahayu yang akan di bahas dan dianalisis oleh anggota Simpay di forum dunia maya tersebut.

agenda selanjuttnya yang paling ditunggu tunggu adalah pemilihan pupuhu sanggar seni simpay yang ke-6 diawali dengan pemilihan balon dan didapatkan sejumlah nama :dede darwan, Avid Firmansah, Permana, Purqon, Asep Jeri, Eka lusiana, dan diambil tiga besar yakni Avid firmansah, Dede darwan dan Permana. pada pemmilihan Pupuhu dari ketiga calon tersebut anggota musyawarah memilih APID FIRMANSYAH sebagai pupuhu sanggar Seni Simpay yang ke-6.

Semoga  di kepengurusan yang akan dipimnpin oleh Apid sanggar seni simpay bisa menjadi sanggar yang propesional dan dapat memberikan manfaat seluas-luasnya khususnya warga galuh rahayu dan umumnya seluruh umat manusia.(PadamXXI)

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 22, 2011 in DEP SENIBUDAYA, KEGIATAN-KEGIATAN

 

cara dapet duit dari internet melalui komentar di A.W.Surveys

“Jika anda suka berkomentar, mungkin Program ini pas buat anda. di posting saya kali ini, saya akan membahas bagaimana caranya supaya komentar kita di bayar dolar, heheheeeee….
“A.W Surveys adalah website yang memberikan layanan survey sebuah website kepada membernya dengan hadiah uang dollar gratis.

Perusahaan yang bergerak dibidang Survey ini sudah tidak diragukan lagi, telah banyak para Publisher Indonesia yang telah merasakan manfaatnya, telah banyak publisher Indonesia beberapa kali mendapat uang dollar gratis dari A.W Surveys. Kadang kalau kita telaah secara mendalam, kenapa juga para perusahaan mau membayar A.W Surveys hanya untuk men-surveys?

Tapi tidak apalah, yang jelas kita sebagai publisher Indonesia mampu merasakan manfaatnya. Tugas yang diberikan A.W Surveys cukup sederhana, kita hanya cukup melihat dan memperhatikan link-link yang diberikan A.W Surveys untuk kita pelajari sistem kerjanya dan memberikan sedikit saran, kritikan atau masukan terhadap perusahaan tersebut yang kemudian akan disampaikan oleh A.W Surveys, setelah itu kita dapat uang dollar gratis yang masuk dalam account kita. Sederhanakan? Mau coba gabung?
Klik A.W Surveys untuk bergabung….dan perlu diingat, ini 100% tanpa biaya alias GRATIS…. 🙂 dan ada uang dollar gratis sebesar $6 jika kamu menjadi member…asikkan!!!!
MERAIH UANG DOLLAR GRATIS DARI AW SURVEYS

Adapun langkah-langkah mendaftar di  $6.00 Welcome Survey After Free Registration!adalah sbb :
1. Siapkan account PayPal atau AlertPay atau Check (bagi yang berdomisili di USA) anda dan email anda, jika belum tahu cara daftar PayPal dan Alert Pay anda bisa download E-booknya; “KLIK DISINI” untuk mendownload Paduan Paypal. dan “KLIK DISINI” untuk Alert Pay.
2. Kemudian masuklah ke di website $6.00 Welcome Survey After Free Registration!
3. Jika sudah masuk di halaman depan $6.00 Welcome Survey After Free Registration! lalu pilih Create A Free Acount.
3. Isilah data-data yang diperlukan seperti username, password dll (ingat isikan dengan identitas yang sebenarnya karena A.W Surveys akan mengkomfimasikan pembayaran melalui identitas yang kamu berikan).
4. Jika sudah selesai Login dengan account yang baru anda buat
5. Lihatlah link dibawah The Following Surveys are Available:
6. Klik link-link tersebut dan anda akan diberikan halaman baru dengan beberapa link
7. Klik link-link tersebut, maka halaman baru akan terbuka.
8. Perhatikan halaman tersebut dan pahami apa maksud website tersebut.
9. Setelah mengerti, kembali ke halaman $6.00 Welcome Survey After Free Registration! dan berikan kritik atau saran pada kotak yang disediakan.
10. Dan booom uang dollar gratis akan masuk dalam account anda, besarnya uang dollar gratis tergantung A.W Surveys tetapi rata-rata berharga $6.00 Welcome Survey After Free Registration! dalam sekali surveys. Mudahkan????

11. Setelah beberapa kali surveys, uang dollar gratis yang kita kumpulkan dapat dikirim melalui akun Paypal atau AlertPay kamu tetapi setelah mencapai $75.

12. Kunjungi $6.00 Welcome Survey After Free Registration! minimal dalam 3 – 4 minggu sekali kalau-kalau sudah ada perusahaan yang harus di surveys.

Setelah itu kasih tahu saya jika anda sudah mendapat uang dollar gratis dari $6.00 Welcome Survey After Free Registration!

Selamat Mencoba !!! Semoga Sukses… 😀

klik banner dibawah ini untuk bergabung dengan A.W Surveys.

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 9, 2011 in DEP USAHA DANA

 

Milangkala VII Sanggar Seni Simpay

Oleh: Luqman nul Hakim, Penikmat kesenian daerah, aktif di Komunitas Pojok Kolonial, tinggal di Yogyakarta.

Bumi Priangan dihampar, melampaui sekat geografis. Yang merasa bukan Sunda atau tak sepenuhnya Sunda terangkat beban-beban kulturalnya.

Pelataran itu dibiarkan gelap, hanya mengandalkan lampu minyak yang berkedipan di beberapa sudut, sementara panggung beton itu dibuat sedemikian terang, dengan kelir serba putih. Tiga pemuda duduk di tengah panggung, memainkan kecapi suling dan melantunkan lagu lawas, Angin Priangan. Dari sudut pintu masuk, panggung putih itu terlihat seperti sebuah pulau di tengah kerlap-kerlip perahu nelayan. Bumi Priangan seakan-akan hadir di hadapan para pengunjung.
Malam itu, Sabtu 30 Mei 2009, adalah malam kesenian untuk Perayaan Milangkala VII Sanggar Seni Simpay, Keluarga Pelajar Mahasiswa (KPM) Galuh Rahayu Ciamis-Yogyakarta—sebuah perkumpulan mahasiswa asal Kabupaten Ciamis di Yogyakarta, yang telah berdiri 44 tahun silam. Kendati sejak tahun 1980-an, komunitas ini sudah sangat solid dalam berkesenian, namun secara formal Sanggar Seni Simpay (simpay: pengikat untuk sapu lidi) baru dibentuk pada Mei 2002.
“Usia tujuh tahun boleh dikatakan masih sangat muda untuk ukuran sebuah sanggar seni, tapi bisa bertahan tujuh tahun adalah sebuah keajaiban di tengah-tengah tuntutan mahasiswa yang cenderung ingin lekas lulus,” tutur Muhtadin, ketua KPM Galuh Rahayu. Memang tak mudah untuk menjaga konsistensi berkesenian, dengan latar belakang mahasiswa yang beragam dan berorientasi cepat lulus. Selain soal regenerasi, pilihan untuk konsisten pada seni tradisi juga sering dihadapkan dengan kecenderungan mahasiswa yang lebih gandrung pada seni modern.

Sentuhan Baru
“Tetapi itulah uniknya di Sanggar Seni Simpay, memang seni tradisi yang diutamakan, tetapi teman-teman juga sangat kreatif untuk membuat sentuhan-sentuhan baru,” kata Risiris, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, mantan ketua Sanggar Seni Simpay. Dan memang seperti itulah yang dapat disaksikan pada malam itu: meskipun tetap menggunakan instrumen gamelan Sunda, tetapi kreasi-kreasi yang dimunculkan amat segar.
Upacara Adat, sebagai pembuka acara, juga tidak seperti umumnya yang terdapat di daerah-daerah Sunda. Meski tetap menggunakan beberapa mamayang (penari), seperti umumnya dalam upacara adat biasa, tetapi Ki Lengser, pemimpin upacara adat yang secara ikonik biasa ditampilkan sebagai seorang tua bijak, dengan bungkuk dan janggut putihnya, justru dimainkan oleh seorang muda yang penuh semangat.
Sentuhan yang segar juga dihembuskan pada penampilan Calung, semacam seni bodor yang tiap pemainnya membawa alat musik bambu. Mereka lebih berani mengambil inovasi—baik warna musik ataupun tema—dan pintar mengkontekstualisasikan dengan publiknya. Cerita-cerita yang diangkat juga lebih familiar dengan isu-isu yang dihadapi dunia mahasiswa: tentang sindiran kuliah tak lulus-lulus, tentang parodi demonstrasi, tentang kisah cinta yang ditolak, bahkan tentang sinisme calon presiden.
Apresiasi penonton semakin memuncak ketika lima orang muda-mudi dengan apik menampilkan akustik dan melantunkan lagu-lagu Sunda yang akrab di telinga sebagian besar pengunjung. Kebanyakan mereka adalah mahasiswa Ciamis yang belajar Pendidikan Seni di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). “Kehadiran mahasiswa dengan latar belakang keahlian khusus semacam itu, akan semakin mewarnai kreasi di sanggar dan sangat bermanfaat untuk bertukar pengalaman dengan anggota lain yang relatif belum familiar dengan seni,” ungkap Ahmad Mustofa, Ketua Sanggar Seni Simpay Periode 2009-2010.
Yang selalu ditunggu-tunggu para pengunjung dan sudah menjadi trademark Sanggar Seni Simpay adalah pementasan Longser, sebuah sandiwara Sunda yang di Priangan sendiri sudah hampir punah. Dengan tema-tema dan pembawaan para aktor-aktris yang terampil, Longser ini sama sekali tak tampak sebagai kesenian yang jadul. Dengan melibatkan partispasi para penontonnya dalam beberapa dialog, dengan celetukan dan komentar spontan yang tak terduga, maka ikatan antara pemain dan penonton pun menjadi sangat cair.

Etos Sunda
Sanggar Seni Simpay sudah memiliki kalender pementasan yang padat sepanjang tahun. Selain untuk pementasan reguler di Asrama Galuh Rahayu, Jalan Veteran, Warungboto UH IV/756, juga aktif berpartisipasi dalam berbagai pentas bersama, baik di Yogyakarta maupun di luar kota, termasuk Bali, Bandung, dan Bogor.
Selain itu, setiap dua tahun sekali, ketika KPM Galuh Rahayu mengadakan kegiatan Dies Natalis-nya di Kabupaten Ciamis, Sanggar Seni Simpay selalu membuat lomba beberapa cabang kesenian Sunda yang diikuti oleh pelajar-pelajar Sekolah Menengah Atas di lingkungan Kabupaten Ciamis. “Kegiatan ini sudah menjadi agenda tetap, dan SMA-SMA juga selalu menunggu event ini. Selain untuk ajang lomba, kegiatan ini juga ditujukan untuk merangsang siswa-siswa SMA untuk kuliah di Yogyakarta dan berkesenian di Sanggar Seni Simpay. Semacam strategi regenerasi.” Kata Tatang, salah satu pendiri Sanggar Simpay yang sekarang bekerja di salah satu bank di Bandung.
Ada hal yang cukup menarik: yang berkesenian di Sanggar Seni Simpay pada umumnya bukanlah para seniman yang sudah jadi, tapi justru sebaliknya, kebanyakan mereka hanya bermodal semangat dan kemudian digembleng di sanggar. Bahkan ada sebagian orang yang malah belum pernah mendengar nama-nama jenis pementasan sama sekali. Rupa-rupanya Sanggar Seni Simpay cukup berhasil membangkitkan etos Sunda bagi mahasiswa perantau. “Jangankan pernah tahu apa itu Longser, aku bisa bahasa Sunda saja di sini,” seloroh Nurul, mahasiswa STIE-YKPN yang kini menjadi salah satu aktor kawakan Longser di Sanggar Seni Simpay. Maklum, dia berasal dari Kecamatan Lakbok, yang secara geografis lebih dekat dengan perbatasan Jawa Tengah dan sehari-hari menggunakan bahasa Jawa Cilacap. Sebuah pengakuan yang menggelitik.
Hal serupa juga saya alami. Saya tidak punya darah Sunda sama sekali, meskipun sudah beberapa generasi tinggal di Ciamis. Sehari-hari saya menggunakan bahasa Jawa atau Indonesia di rumah, meskipun kalau sudah membuka pintu harus berganti bahasa sebab bagaimanapun juga lingkungan itu berbahasa Sunda. Bahkan sejak kecil juga ditanamkan untuk tidak seperti orang Sunda. Memang aneh sekali. Ehm, tapi ketika menempuh studi di Yogyakarta, dan aktif dalam kegiatan Sanggar Seni Simpay, beban-beban kultural itu seolah lenyap. Dengan enteng menyebut diri sebagai orang Sunda.

dari:http://www.gong.tikar.or.id/?mn=lintasbudaya&kd=51

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 11, 2011 in DEP INFOHUM, DEP SENIBUDAYA

 

KEGIATAN BARU DI ASRAMA GALUH

Asrama Galuh kini punya rutinitas baru, lapangan bulutangkis yang ada di tengah tengah asrama yang sejak lama di gunakan sebagai lapangan futsal kini di alih pungsikan sebagai lapang voly sehingga suasananya lebih merih di bandingkan futsal karena dengan permainan yang mampu mengakomodasi sampai duabelas pemain ini semaiki meramaikan suasana asrama galuh.

kedepannya tidak menutup kemungkinan untuk menyelenggarakan turnamen voly di asrama galuh, mengingat SDM yang dimiliki KPM Galuh rahayu dalam bidang voly bal ini cukup banyak terutama mahasiswa yang berasal dari daerah  kawali dan cijulang.

selain itu ada kemungkinan KPM Galuh Rahayu melalui departemen Olahraganya akan menambah fasilitas lapangan tenis meja untuk mengakomodir talenta di bidang ini, selain sebagai sarana pengakomodir juga sebagai sarana meramaikan kembali sekretariat Galuh rahayu.(sam)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 7, 2011 in DEP OLAHRAGA

 
 
%d blogger menyukai ini: