RSS

Dana Aspirasi DPRD Ciamis akan Dihapus

05 Des

CIAMIS, (PRLM).- Keberadaan dana aspirasi DPRD Ciamis tahun 2010, diperkirakan akan dihapus. Hal itu menyusul adanya keinginan dari Bupati Ciamis Engkon Komara yang berharap tidak ada lagi dana aspirasi dewan.

”Selama ini dana aspirasi menjadi ”isu panas” dan mendoat sorotan tajam dan mengundang kecurigaan. Untuk itu saya berharap ke depan tidak ada dana aspirasi. Aspirasi anggota dewan dapat diakomodir dalam hasil musyawarah perencanaan pembangunan bersama,” tutur Engkon, Jumat (3/12).

Menjawab soal dana spirasi, dia menambahkan sudah seharusnya ditiadakan, karena menjadi beban berat APBD. Dengan demikian, untuk menyalurkan aspirasi dapat melalui musyawarah bersama. Engkon mengatakan, tahun 2010 dana aspirasi dewan mencapai Rp 20 milyar. ”Jumlahnya cukup besar. Di lain pihak kondisi anggaran APBD juga sangat terbatas,” tambahnya.

Pertimbangan lainnya adalah untuk mengantisipasi tidak meratanya bantuan, serta bantuan ganda untuk satu kegiatan. Padahal, masih banyak daerah lain yang membutuhkan bantuan. ”Bisa terjadi, bantuan atau pembangunan jatuh ke wilayah tertentu saja sesuai dengan daerah pemilihannya. Tidak menutup kemungkinan satu daerah mendapat bantuan
yang berasal lebih dari satu anggota,” ujarnya.

Sifat pekerjannya, lanjut Engkon, juga kemungkinan hanya meneruskan pekerjaan. Misalnya dana aspirasi tahun lalu untuk saluran irigasi A, Tahun berikutnya dana aspirasi kembali jatuh pada salurah A, dengan alasan meneruskan pekerjaan yang belum selesai. ”Padahal mungkin masih ada pembangunan lainnya yang lebih dibutuhkan atau menjadi prioritas. Dan sebenarnya aspirasi dewan juga sudah diakomodir dalam musrenbang,” tutur Bupati Ciamis.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang anggota DPRD Ciamis Totong Herawan tidak sependapat dengan pemikiran tersebut. Alasannya karena tidak semua aspirasi masyarakat dapat ditampung dalam hasil musrenbang. Dengan demikian perlu ada upaya untuk lebih fokus dalam menuntaskan program yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

Sebagai wakil rakyat, lanjutnya, harus dapat mengakomodir semua kepentingan warga. Hal tersebut, hanya dapat ditangani melalui dana aspirasi. ”Apabila tidak dikawal, dikhawatirkan pekerjaan yang dibutuhkan masyarakat, tidak tuntas. Sekali lagi saya tidak sependapat jika dana aspirasi dihentikan,” ujarnya.

Secara tidak sengaja dia juga mengungkapkan bahwa anggota DPRD Ciamis mendapatkan dana aspirasi sebesar Rp 120 juta. Dana tersebut, lan jutnya terbagi dalam beberapa tingkatan, sesuai dengan jabatan.

”Saya terima dana aspirasi Rp 120 juta, dana tersebut selruuhnya untuk kepentingan masyarakat. Sedangkan untuk pimpinan, jumlahnya jauh lebih besar, bahkan beberapa kali lipat dari anggota,” ungkapnya. (A-101/A-26).

DARI:http://www.pikiran-rakyat.com/node/128859

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 5, 2010 in KABAR CIAMIS

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: