RSS

KABUPATEN PANGANDARAN BELUM JUGA TERBENTUK

02 Des

PARIGI – Pertemuan untuk membahas pembentukan Kabupaten Pangandaran, mulai dari tingkat kabupaten hingga pusat, sudah mencapai puluhan kali. Hal itu tentu saja membuat warga Ciamis Selatan tidak bisa sabar lagi.
Tak heran, ketika pengurus Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, kades, BPD dan tokoh masyarakat dari 10 kecamatan calon Kabupaten Pangandaran, bertemu dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, kemarin, terlontar pernyataan yang menohok.
“Kami tidak mengharapkan banyak pertemuan. Kami menginginkan kejelasan kapan Kabupaten Pangandaran terbentuk? Saya harap pertemuan ini (dengan DPD, red) yang terakhir. Kami ingin dalam pertemuan selanjutnya Pangandaran sudah jadi (kabupaten),” tutur Sadili, salah seorang anggota BPD Kecamatan Cimerak saat berdialog dengan angggota DPD kemarin.
Saat ini, sambung dia, warga Ciamis Selatan berharap Kabupaten Pangandaran segera terbentuk. Karena itu, dia berharap pertemuan dengan DPD bisa membuahkan hasil. “Saya harap kunjungan DPD bisa mempercepat Pangandaran menjadi kabupaten,” tegasnya.
Hal senada diungkapkan Anwar Nasihin, kepala Desa Ciakar Kecamatan Cijulang. Selama ini, kata dia, aparat desa selalu dicecar pertanyaan oleh warga terkait waktu pasti Pangandaran menjadi kabupaten. “Oleh karena itu, saat ini kami tekankan kepada DPD untuk segera mendorong Kabupaten Pangandaran terbentuk,” pintanya.
Mewakili tokoh mayarakat, Atang Abdul Halim juga melontarkan pernyataan hampir sama. Ia berharap DPD bisa merekomendasikan agar Pangandaran segera memisahkan diri dari Kabupaten Ciamis.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Ketua Komite I DPD RI Wasis Siswoyo SH mengatakan DPD akan menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Selain menjalankan fungsinya di bidang pengawasan, DPD berperan aktif dalam mengusulkan dan membahas undang-undang berkaitan dengan otonomi daerah.
“Tujuan kami datang ke sini (calon Kabupaten Pangandaran) merupakan salah satu tugas yang harus dilaksanakan, dengan meninjau langsung kami mendapatkan informasi yang sebenarnya,” tutur dia.
Terkait kapan Pangandaran terwujud? Wasis mengatakan DPD tidak mempunyai kewenangan. Dia menegaskan setelah melakukan kunjungan kerja ke Pangandaran, DPD akan memberikan penilaian.
“Tentunya, kami mempunyai kewajiban untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Setalah kami datang ke sini, melihat secara langsung dari semua aspek memang Pangandaran sudah layak dimekarkan, mudah-mudahan rekan-rekan DPD lain juga berpandangan sama,” tuturnya.
Saat ini, kata dia, Pangandaran masuk dalam 13 calon daerah kabupaten baru yang diprioritaskan. Karena itu, ia optimis setelah masa jeda moratorium berakhir, Kabupaten Pangandaran bisa terbentuk. “Kami juga berharap kunjungan selanjutnya Pangandaran sudah jadi kabupaten,” tuturnya.
Anggota DPD lainnya, Abdrucahman menambahkan peran pemerintah induk dalam hal ini Kabupaten Ciamis juga dibutuhkan, yakni dalam pengurusan aset daerah dan koordinasi dengan DPR terkait aspirasi masyarakat. “Kami berharap masalah aset daerah tidak menjadi masalah di kemudian hari seperti yang saat ini terjadi di daerah lain,” tuturnya.
Sebelumn bertemu dengan warga, DPD terlebih dulu meninjau beberapa lokasi seperti Bandara Nusawiru, Kantor Kecamatan Cijulang dan kawasan calon pusat pemerintahan di Desa Cintaratu. Usai melakukan lawatannya, rombongan DPD melanjutkan perjalanannya menuju Ciamis untuk bertemu dengan Pemkab Ciamis. (nay)

DARI:http://www.radartasikmalaya.com/index.php?option=com_content&view=article&id=8023:warga-sudah-tak-sabar&catid=85:pangandaran&Itemid=265

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 2, 2010 in KABAR CIAMIS

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: